UNAIR dan BCA Bekali 700 Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Mahasiswa mengikuti kuliah umum tentang keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja di auditorium kampus

Universitas Airlangga (UNAIR) bersama PT Bank Central Asia (BCA) menggelar kuliah umum yang membahas keterampilan dan sikap mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Kegiatan bertajuk “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for The Next Chapter” tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, di Aula Ternate, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR, Surabaya.

Sekitar 700 mahasiswa mengikuti kegiatan yang menghadirkan Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono sebagai narasumber utama. Materi kuliah umum menyoroti kepemimpinan, pengembangan keterampilan, sikap profesional, kemampuan beradaptasi, serta pengalaman dunia industri yang relevan bagi mahasiswa sebelum memasuki lingkungan kerja.

Kolaborasi kampus dan industri

Kuliah umum UNAIR dan BCA 2026 merupakan bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri melalui program BCA Berbagi Ilmu. Kolaborasi semacam ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung dari praktisi mengenai tuntutan profesional dan perubahan kebutuhan dunia kerja.

Interaksi dengan pelaku industri juga melengkapi pembelajaran yang diperoleh mahasiswa di ruang kelas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat memahami bahwa kesiapan karier tidak hanya ditentukan oleh penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga oleh kemampuan menerapkan pengetahuan, bekerja sama, mengambil keputusan, dan merespons perubahan.

Keberadaan narasumber dari sektor perbankan memberikan gambaran mengenai pentingnya keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai situasi profesional. Pengalaman dunia industri menjadi konteks pembelajaran agar mahasiswa dapat melihat hubungan antara kompetensi yang dikembangkan selama kuliah dan tantangan yang akan dihadapi setelah lulus.

Bekal keterampilan dan sikap profesional

Topik yang dibahas dalam kegiatan mencakup dua aspek yang saling berkaitan, yaitu keterampilan dan sikap. Keterampilan mendukung mahasiswa dalam menyelesaikan tugas serta menghadapi persoalan, sedangkan sikap profesional membantu mereka membangun kepercayaan, menjaga tanggung jawab, dan beradaptasi dalam lingkungan kerja.

Kepemimpinan menjadi salah satu fokus pembahasan. Bagi mahasiswa, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan posisi formal dalam organisasi. Kemampuan mengarahkan diri, berkomunikasi, bekerja bersama, dan menentukan langkah ketika menghadapi persoalan juga menjadi bagian penting dari proses membangun kepemimpinan.

Selain itu, mahasiswa didorong untuk mengembangkan pola pikir adaptif. Dunia kerja terus mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan dinamika organisasi. Karena itu, kesiapan untuk mempelajari hal baru dan menyesuaikan diri menjadi bekal yang penting bagi calon profesional.

Sikap profesional juga menjadi perhatian dalam pembahasan. Mahasiswa perlu memahami pentingnya tanggung jawab, kemampuan berkolaborasi, serta kesediaan menerima masukan. Sikap tersebut mendukung terbentuknya kebiasaan kerja yang dapat membantu seseorang berkontribusi secara konsisten di dalam organisasi.

Peran pengalaman belajar di luar kelas

UNAIR menekankan pentingnya mahasiswa memanfaatkan berbagai ruang belajar di luar kelas. Pengalaman melalui diskusi, organisasi, proyek kolaboratif, dan interaksi dengan dunia profesional dapat memperluas cara pandang mahasiswa terhadap persoalan nyata.

Ruang belajar di luar kelas juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis. Mahasiswa berhadapan dengan sudut pandang yang beragam dan perlu mengolah informasi sebelum menentukan pilihan. Proses tersebut membantu mereka membangun kebiasaan untuk menganalisis masalah secara lebih terstruktur.

Kemampuan berkolaborasi dan mengambil keputusan turut menjadi bagian dari kompetensi yang perlu dikembangkan. Dalam dunia kerja, penyelesaian tugas sering melibatkan banyak pihak dengan latar belakang dan kepentingan berbeda. Pengalaman bekerja dalam tim dapat membantu mahasiswa memahami cara berkomunikasi, membagi peran, serta menyelesaikan perbedaan secara konstruktif.

Di sisi lain, mahasiswa perlu membangun kebiasaan untuk terus belajar. Perubahan dalam dunia profesional membuat kompetensi yang dimiliki saat ini perlu terus diperbarui. Sikap belajar sepanjang hayat dapat membantu lulusan menghadapi tantangan baru dan menjaga relevansi kemampuan mereka.

Menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja

Kuliah umum ini menunjukkan bahwa persiapan karier perlu dilakukan secara bertahap selama mahasiswa menjalani pendidikan tinggi. Persiapan tersebut tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pengembangan kemampuan interpersonal, pengalaman memecahkan masalah, dan pemahaman terhadap budaya kerja.

Melalui paparan dan pengalaman dari dunia industri, mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesional. Pengetahuan itu dapat menjadi bahan refleksi untuk menilai kemampuan yang telah dimiliki sekaligus menentukan aspek yang masih perlu dikembangkan.

Kegiatan dengan format kuliah umum juga mempertemukan mahasiswa dengan perspektif praktisi dalam skala yang luas. Dengan diikuti sekitar 700 mahasiswa, agenda ini menjadi salah satu ruang pembelajaran bersama yang memperkuat hubungan antara lingkungan akademik dan industri.

Bagi UNAIR, kolaborasi melalui BCA Berbagi Ilmu memperluas kesempatan mahasiswa untuk belajar dari tantangan nyata. Sementara itu, bagi mahasiswa, kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa proses menuju dunia kerja perlu disiapkan melalui kombinasi pengetahuan, keterampilan, sikap, dan pengalaman.

Pelaksanaan kuliah umum pada 9 Oktober 2026 di Aula Ternate, ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR, Surabaya, menegaskan pentingnya kemitraan kampus dan industri dalam mendukung kesiapan karier mahasiswa. Fokus pada kepemimpinan, kemampuan adaptif, keterampilan, dan sikap profesional menjadi bekal yang relevan bagi mahasiswa dalam melanjutkan perjalanan menuju dunia kerja.

← Kembali ke Berita Kampus