Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih gelar juara umum Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) 2026. Prestasi tersebut diumumkan dalam malam penutupan dan penganugerahan yang berlangsung di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada 28 Oktober 2026.
Dalam kompetisi sains data tingkat nasional itu, ITS mengumpulkan satu medali emas dan dua medali perak. ITS juga meraih juara harapan pertama pada salah satu kategori. Capaian tersebut menempatkan ITS sebagai peraih gelar juara umum dalam ajang yang menguji kemampuan mahasiswa di bidang statistika, analisis data, visualisasi, serta pengolahan data berukuran besar.
Pengumuman pemenang pada 28 Oktober 2026 merupakan bagian dari rangkaian penutupan kompetisi. Sementara itu, pemberitaan mengenai capaian ITS dapat diterbitkan pada 29–31 Oktober 2026. Pembedaan waktu ini penting karena tanggal penganugerahan tidak sama dengan tanggal publikasi berita.
ITS unggul pada sejumlah kategori
Prestasi ITS tersebar pada beberapa divisi yang dipertandingkan dalam Satria Data 2026. Hasil terbaik diraih pada Statistics Essay Competition, ketika perwakilan ITS menempati juara pertama dan juara kedua. Capaian ini menunjukkan kekuatan mahasiswa ITS dalam menyusun gagasan berbasis data dan menyampaikannya melalui penalaran yang terstruktur.
Selain dari kompetisi esai, ITS meraih juara kedua pada Statistics Infographics Competition. Divisi ini menuntut peserta mengolah informasi statistik menjadi penyajian visual yang mudah dipahami. Ketepatan memilih data, menyusun informasi, dan menyampaikan temuan secara ringkas menjadi bagian penting dari kemampuan yang diuji.
ITS juga memperoleh juara harapan pertama pada Big Data Challenge. Kategori tersebut memperluas ruang kompetisi ke pemanfaatan data dalam skala besar. Hasil ini melengkapi perolehan medali ITS dan memperlihatkan bahwa prestasi mahasiswa tidak hanya terkonsentrasi pada satu bentuk kompetisi.
Kompetisi diikuti ribuan mahasiswa
Satria Data 2026 diikuti 7.269 mahasiswa sejak babak penyisihan. Setelah melalui tahapan kompetisi, sebanyak 48 tim dari 19 perguruan tinggi melaju ke babak final. Jumlah peserta dan cakupan perguruan tinggi tersebut menggambarkan tingginya persaingan dalam ajang sains data nasional ini.
Universitas Diponegoro menjadi tuan rumah penyelenggaraan tingkat nasional. Kampus di Semarang itu juga menjadi lokasi malam penganugerahan dan penutupan pada 28 Oktober 2026. Pada tahap akhir, peserta berkompetisi melalui empat divisi, yaitu National Statistics Competition, Statistics Essay Competition, Statistics Infographics Competition, dan Big Data Challenge.
- National Statistics Competition, yang berfokus pada kemampuan statistika peserta.
- Statistics Essay Competition, yang menilai penyusunan gagasan dan analisis dalam bentuk esai.
- Statistics Infographics Competition, yang menggabungkan pengolahan informasi statistik dengan komunikasi visual.
- Big Data Challenge, yang menekankan pemanfaatan dan analisis data berukuran besar.
Keempat divisi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Statistika menyediakan dasar untuk membaca dan menguji informasi, sedangkan sains data membantu peserta mengolah data menjadi temuan yang dapat digunakan untuk memahami persoalan.
Ajang pengembangan kompetensi berbasis data
Satria Data 2026 tidak hanya menjadi arena perebutan penghargaan. Kompetisi ini mengembangkan kemampuan analisis, penalaran statistik, kreativitas, dan pemanfaatan data mahasiswa. Keterampilan tersebut dibutuhkan ketika data digunakan untuk menjelaskan kondisi, menemukan pola, dan mendukung pengambilan keputusan.
Pada kompetisi esai, peserta perlu membangun argumen berdasarkan analisis yang dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, kompetisi infografis menuntut kemampuan menerjemahkan informasi yang kompleks menjadi komunikasi visual yang jelas. Tantangan data besar mendorong peserta untuk berhadapan dengan persoalan pengolahan dan analisis data dalam konteks yang lebih luas.
Rangkaian kompetisi itu memperlihatkan bahwa kemampuan sains data mencakup lebih dari sekadar penguasaan perangkat atau metode. Peserta juga perlu memiliki kemampuan merumuskan masalah, menilai informasi, menjelaskan hasil analisis, dan menyajikan temuan kepada pembaca atau pengguna data.
Makna prestasi bagi mahasiswa ITS
Gelar juara umum Satria Data 2026 menjadi catatan prestasi mahasiswa ITS dalam kompetisi sains data nasional. Perolehan satu medali emas, dua medali perak, serta juara harapan pertama menunjukkan capaian lintas divisi dan variasi kemampuan peserta ITS.
Keberhasilan pada Statistics Essay Competition sekaligus menegaskan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan komunikasi berbasis data. Adapun prestasi pada Statistics Infographics Competition menyoroti peran visualisasi dalam menyampaikan informasi. Capaian pada Big Data Challenge melengkapi gambaran kemampuan mahasiswa dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan data berukuran besar.
Bagi lingkungan kampus, prestasi ini dapat menjadi bagian dari penguatan budaya akademik yang mendorong mahasiswa untuk menggunakan data dalam memahami persoalan nyata. Kompetisi nasional seperti Satria Data juga menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk menguji pengetahuan, bekerja secara terarah dalam tim, serta menyampaikan hasil analisis melalui berbagai format.
Dengan demikian, capaian ITS di Satria Data 2026 tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan. Prestasi tersebut juga mencerminkan keterlibatan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi statistika dan sains data yang relevan dengan kebutuhan akademik maupun persoalan di masyarakat.
Rangkuman capaian ITS di Satria Data 2026
- ITS meraih gelar juara umum Satria Data 2026.
- ITS mengumpulkan satu medali emas dan dua medali perak.
- ITS meraih juara pertama dan juara kedua pada Statistics Essay Competition.
- ITS meraih juara kedua pada Statistics Infographics Competition.
- ITS memperoleh juara harapan pertama pada Big Data Challenge.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam penutupan dan penganugerahan di Undip pada 28 Oktober 2026. Dengan hasil itu, ITS menutup keikutsertaannya dalam Satria Data 2026 sebagai juara umum sekaligus salah satu perguruan tinggi dengan capaian menonjol pada kompetisi statistika dan sains data nasional.
