MEDAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyelesaikan rangkaian Wisuda Periode II Tahun 2026 dengan total 2.657 lulusan. Prosesi berlangsung selama tiga hari, 27–29 Oktober 2026, di Convention Hall Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan.
Wisuda periode ini diikuti lulusan Sekolah Pascasarjana dan sembilan fakultas. Pelaksanaan dibagi ke dalam tiga hari agar seluruh peserta dapat mengikuti prosesi secara teratur. Sebanyak 943 lulusan mengikuti wisuda pada 27 Oktober, 905 lulusan pada 28 Oktober, dan 809 lulusan pada 29 Oktober 2026.
Pada hari terakhir, peserta berasal dari tiga fakultas. Fakultas Teknik mengikutsertakan 339 lulusan, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi sebanyak 297 lulusan, sedangkan Fakultas Pertanian diikuti 173 lulusan. Jumlah tersebut sesuai dengan total peserta prosesi pada hari ketiga.
Pesan untuk lulusan setelah wisuda
Rangkaian wisuda tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan arah kontribusi alumni setelah memasuki dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat. Pesan yang disampaikan kepada para lulusan menekankan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat, integritas, pengembangan kompetensi, kewirausahaan, pengabdian, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Lulusan juga didorong untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan, termasuk perkembangan teknologi yang memengaruhi berbagai bidang pekerjaan dan kehidupan sosial. Kemampuan akademik yang diperoleh selama kuliah perlu disertai kemauan untuk terus memperbarui pengetahuan serta keterampilan.
Penekanan pada integritas menjadi bagian penting dari pesan tersebut. Alumni diharapkan membawa nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme ketika bekerja maupun menjalankan peran di tengah masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitarnya.
Dihadiri tokoh pendidikan dan Muhammadiyah
Rangkaian Wisuda Periode II Tahun 2026 dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Saiful Anwar Matondang, serta pimpinan UMSU.
Kehadiran para tokoh tersebut menandai pentingnya kegiatan wisuda sebagai bagian dari perkembangan pendidikan tinggi. Selain merayakan capaian akademik, forum ini menjadi ruang untuk mengingatkan lulusan mengenai tanggung jawab keilmuan dan sosial setelah menyelesaikan pendidikan.
Dalam rangkaian hari terakhir, Rektor UMSU juga memaparkan pengalaman serta prestasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan nasional dan internasional. Capaian tersebut menjadi bagian dari gambaran aktivitas mahasiswa selama menempuh pendidikan di UMSU, di samping proses pembelajaran di ruang kuliah.
Rincian peserta selama tiga hari
Pembagian peserta pada setiap hari prosesi menunjukkan skala Wisuda Periode II Tahun 2026. Rinciannya adalah sebagai berikut:
- 27 Oktober 2026: 943 lulusan.
- 28 Oktober 2026: 905 lulusan.
- 29 Oktober 2026: 809 lulusan.
Jika digabungkan, jumlah peserta dalam tiga hari tersebut mencapai 2.657 lulusan. Peserta berasal dari Sekolah Pascasarjana dan sembilan fakultas di lingkungan UMSU.
Untuk hari ketiga, komposisi peserta terdiri atas 339 lulusan Fakultas Teknik, 297 lulusan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, serta 173 lulusan Fakultas Pertanian. Rincian ini memperlihatkan pembagian peserta berdasarkan fakultas pada penutupan rangkaian wisuda.
Perbedaan data prosesi dan pencatatan PDDikti
Jumlah 2.657 lulusan dalam berita ini merujuk pada peserta prosesi Wisuda Periode II Tahun 2026. Angka tersebut tidak boleh disamakan dengan seluruh lulusan yang tercatat dalam PDDikti.
UMSU menyebut terdapat perbedaan pencatatan sebanyak 60 lulusan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Para lulusan program tersebut dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda secara terpisah. Karena itu, jumlah peserta pada rangkaian 27–29 Oktober 2026 tetap dicatat sebanyak 2.657 lulusan, sementara data lulusan pada sistem pendidikan tinggi dapat memiliki perbedaan sesuai waktu dan mekanisme pencatatannya.
Penjelasan ini penting agar informasi mengenai wisuda tidak menimbulkan kekeliruan antara jumlah peserta yang hadir dalam satu rangkaian prosesi dan keseluruhan data lulusan yang tercatat secara administratif.
Alumni diharapkan memberi dampak
Setelah prosesi berakhir, para lulusan memasuki tahap baru dengan tantangan yang berbeda dari masa perkuliahan. Pesan mengenai adaptasi, kompetensi, integritas, kewirausahaan, pengabdian, dan kepedulian lingkungan menjadi bekal yang relevan untuk menghadapi perubahan di dunia kerja maupun masyarakat.
UMSU menempatkan alumni sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi setelah proses pendidikan selesai. Lulusan diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk membangun karier, mengembangkan usaha, terlibat dalam pengabdian, serta ikut menjawab persoalan di lingkungan masing-masing.
Dengan selesainya Wisuda Periode II Tahun 2026, sebanyak 2.657 peserta resmi mengikuti salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan capaian pendidikan tersebut ke dalam karya, profesionalisme, dan kontribusi yang berkelanjutan.
